Tuesday, May 26, 2015

Surat Cinta Tentang Sholat


بسم الله الرحمن الرحيم

          Apabila engkau menganggap sholat itu hanya penggugur kewajiban, maka engkau akan terburu-buru mengerjakannya.

          Apabila engkau menganggap sholat itu hanya kewajiban, maka engkau tidak akan menikmati hadirnya Allah disaat engkau mengerjakannya.

          Anggaplah sholat itu pertemuan yang engkau menanti dengan Allah swt.

          Anggaplah sholat ini sebagai cara terbaik engkau bercerita dengan Allah swt.

          Anggaplah sholat itu sebagai kondisi terbaik untuk engkau berkeluh kesah dengan Allah swt.  

          Anggaplah sholat itu sebagai seriusnya engkau dalam bermimpi.

          Bayangkan ketika   “azan berkumandang”,  tangan Allah melambai ke depanmu untuk mengajak engkau lebih dekat denganNya.

          Bayangkan ketika engkau  “takbir”  Allah melihatmu, Allah senyum untukmu dan Allah bangga terhadapmu.  Bayangkanlah ketika  “rukuk´ Menompang badanmu hingga engkau tidak terjatuh, hingga engkau rasakan damai dalam sentuhanNya’

          Bayangkan ketika  “sujud”  Allah mengurut kepalamu.  Lalu Dia berbisik lembut di kedua telingamu:  “Aku mencintaimu hambaku”

          Bayangkan ketika engkau  “duduk di antara dua sujud”  Allah bersiri gagah depanmu lalu mengatakan  “Aku tidak akan diam apabila ada yang mengusikmu”.

          Bayangkan ketika engkau memberi  “salam”  Allah menjawabnya lalu engkau seperti manusia berhati bersih setelah itu …  Subhanallah sunguh nikmat sholat yang kita lakukan.  Tidak sia-sia yang menyikarkannya.  Tidak rugi orang yang membacanya.

          Bayangkanlah orang yang mengamalkanya.   Ilmu iman dan iman.

Wallahualam


No comments:

Post a Comment