Al-Ankaabut Ayat 28 hingga 30
بسم
الله الرحمن الرحيم
Terjemahan ayat:
28. Dan
(ingatkanlah peristiwa) Nabi Luth tatkala ia berkata kepada kaumnya: “Sesungguhnya kamu melakukan perbuatan yang
keji, yang tidak pernah dilakukan oleh seorangpun dari penduduk alam ini
sebelum kamu.
29. “Patutkah
kamu mendatangi orang lelaki (untuk memuaskan nafsu syahwat kamu)?? Dan kamu
memotong jalan lalu-lalang (untuk tujuan jahat kamu)? Dan kamu pula melakukan
perbuatan yang mungkar di tempat-tempat perhimpunan kamu??”
Maka
kaumnya tidak menjawab selain daripada berkata (secara mengejek-ejek): “Datangkanlah kepada kami azab dari Allah
(yang engkau janjikan itu) jika betul
engkau dari orang-orang yang benar”.
30. Nabi Luth
berdoa dengan berkata: “Wahai Tuhanku,
tolonglah daku terhadap kaum yang melakukan kerosakan (menderhaka)”.
Coretan madah:
Di zaman Luth ternukil kisah
Akhlak kaumnya berkeadaan parah
Hubungan homoseks begitu lumrah
Perbuatan tercela mencatat sejarah
Nabi Luth sebagai utusan
Menyeru kaumnya kepangkal jalan
Untuk berhenti membuat kemungkaran
Dilarang mencemari tempat perhimpunan
Seruan Luth mereka persenda
Perasaan takbur menyelubungi dada
Meminta azab didatangkan segera
Kesesatan mereka amat ketara
Astaghfirullah …
Terasa pahit untuk ditelan
Luth menadah kedua tangan
Memohon Allah berikan pertolongan
Diturunkan bala jalan penyelesaian
Mari meninjau zaman sekarang
Homosek, lesbian kini berulang
Gejala AIDS pulak menyerang
Sebagai balasan pelaku songsang
No comments:
Post a Comment